Bahasa C – Pemula
Tujuan
Peserta didik mampu membuat keputusan dalam program menggunakan struktur percabangan berdasarkan kondisi tertentu.
Materi Pokok
1. Percabangan if
Digunakan jika hanya ada satu kondisi.
Bentuk umum:
Contoh:
2. Percabangan if–else
Digunakan jika terdapat dua kemungkinan kondisi.
Bentuk umum:
Contoh:
3. Percabangan if–else if
Digunakan untuk lebih dari dua kondisi.
Bentuk umum:
Contoh:
Latihan Praktik
✔️ Program Penilaian (A, B, C, D)
Kesalahan Umum Pemula
❌ Lupa { } pada blok if
❌ Tidak menggunakan break pada switch
❌ Salah urutan kondisi (nilai >= 80 diletakkan sebelum nilai >= 90)
Soal Pilihan Ganda
Materi: Percabangan (if, if–else, if–else if)
1.
Struktur percabangan if digunakan ketika …
A. Terdapat banyak kondisi
B. Terdapat dua kemungkinan kondisi
C. Hanya ada satu kondisi yang diuji
D. Selalu ingin menampilkan output
E. Tidak ada kondisi
2.
Bentuk umum dari percabangan if yang benar adalah …
A. if kondisi { }
B. if (kondisi); { }
C. if (kondisi) { perintah }
D. if kondisi: perintah
E. if { kondisi }
3.
Perhatikan kode berikut:
Output dari program tersebut adalah …
A. Tidak ada output
B. Lulus
C. Tidak Lulus
D. Error
E. 80
4.
Percabangan if–else digunakan jika …
A. Tidak ada kondisi
B. Ada satu kondisi
C. Ada dua kemungkinan hasil
D. Ada lebih dari tiga kondisi
E. Kondisi selalu benar
5.
Perhatikan kode berikut:
Output yang dihasilkan adalah …
A. Lulus
B. Tidak Lulus
C. 60
D. Error
E. Tidak ada output
6.
Percabangan if–else if digunakan ketika …
A. Hanya satu kondisi
B. Tidak ada kondisi
C. Dua kondisi saja
D. Lebih dari dua kondisi
E. Semua kondisi benar
7.
Perhatikan potongan kode berikut:
Output yang dihasilkan adalah …
A. Grade A
B. Grade B
C. Grade C
D. Error
E. Tidak ada output
8.
Jika nilai = 72, maka output dari program berikut adalah …
A. A
B. B
C. C
D. D
E. Error
9.
Kesalahan logika berikut ini terjadi karena …
A. Salah format printf
B. Salah tipe data
C. Urutan kondisi salah
D. Kurang tanda kurung
E. Tidak ada else
10.
Manakah yang merupakan kesalahan umum pemula dalam percabangan?
A. Menggunakan printf
B. Menggunakan scanf
C. Lupa tanda ;
D. Lupa tanda { }
E. Menggunakan int
11.
Perhatikan kode berikut:
Output dari program tersebut adalah …
A. A
B. B
C. C
D. D
E. Error
12.
Jika kondisi pada if bernilai salah, maka yang dijalankan adalah …
A. Blok if
B. Blok else
C. Seluruh program
D. Tidak ada perintah yang dijalankan
E. Program berhenti
13.
Manakah penulisan if–else yang benar?
A.
B.
C.
D.
E.
14.
Perhatikan kode berikut:
Output yang dihasilkan adalah …
A. A
B. B
C. C
D. Error
E. Tidak ada output
15.
Mengapa penggunaan urutan kondisi sangat penting dalam if–else if?
A. Agar program lebih cepat
B. Agar tidak terjadi error sintaks
C. Agar output lebih banyak
D. Agar logika program benar
E. Agar tidak perlu else


0 komentar:
Posting Komentar