Bahasa C – Pemula
Tujuan
Peserta didik mampu membuat keputusan dalam program menggunakan struktur percabangan berdasarkan kondisi tertentu.
switch case?switch case digunakan untuk memilih satu tindakan dari beberapa pilihan berdasarkan nilai suatu variabel atau ekspresi.
Fungsinya mirip seperti if–else if–else, tapi lebih rapi dan mudah dibaca jika banyak pilihan.
🔹 Bentuk Umum:
🔹 Penjelasan:
switch (nilai)→ nilai yang akan dicek.case→ pilihan yang dibandingkan dengan nilai.break→ menghentikan jalannyaswitchagar tidak lanjut ke case berikutnya.default→ dijalankan jika tidak ada case yang cocok (opsional).
🔹 Contoh:
🟢 Output:
🔹 Kesimpulan:
switch casecocok dipakai untuk banyak pilihan tetap (konstan).Selalu gunakan
breakagar program tidak lanjut ke case berikutnya.Gunakan
defaultuntuk menangani kondisi selain yang disebutkan
Menampilkan daftar makanan dan harganya.
Pengguna memilih nomor menu → program menampilkan nama makanan dan harga.
🧠 Contoh pilihan:
💡 2. Program Kalkulator Sederhana
Pengguna memilih operasi matematika:
Lalu program menjalankan operasi sesuai pilihan.
Soal Pilihan Ganda
Materi: Switch Case – Bahasa C
1.
Fungsi utama dari struktur switch case adalah …
A. Mengulang program
B. Memilih satu tindakan dari beberapa pilihan
C. Menampilkan data
D. Menginput data
E. Menyimpan data
2.
switch case paling cocok digunakan ketika …
A. Kondisi berupa rentang nilai
B. Kondisi berupa ekspresi logika kompleks
C. Banyak pilihan tetap (konstan)
D. Kondisi selalu berubah
E. Hanya ada satu kondisi
3.
Bentuk umum penulisan switch case yang benar adalah …
A.
B.
C.
D.
E.
4.
Apa fungsi dari perintah break dalam switch case?
A. Menghentikan program
B. Menghapus variabel
C. Menghentikan eksekusi switch
D. Mengulang case
E. Memanggil fungsi
5.
Jika break tidak digunakan dalam case, maka …
A. Program error
B. Program berhenti
C. Program melompat ke default
D. Program lanjut ke case berikutnya
E. Program kembali ke awal
6.
Bagian default pada switch case berfungsi untuk …
A. Menjalankan semua case
B. Menjalankan case pertama
C. Menjalankan kode jika tidak ada case yang cocok
D. Mengakhiri program
E. Mengulang input
7.
Perhatikan kode berikut:
Output dari program tersebut adalah …
A. Satu
B. Dua
C. Tiga
D. Tidak ada output
E. Error
8.
Perhatikan kode berikut:
Outputnya adalah …
A. Dua
B. DuaTiga
C. SatuDuaTiga
D. Error
E. Tidak ada output
9.
Kesalahan utama pada kode berikut adalah …
A. Tidak ada default
B. Tidak ada tanda titik koma
C. Tidak ada break
D. Salah format printf
E. Salah tipe data
10.
Manakah tipe data yang paling umum digunakan dalam switch case?
A. float
B. double
C. char
D. int
E. string
11.
Manakah yang tidak boleh digunakan sebagai ekspresi pada switch?
A. int
B. char
C. konstanta
D. ekspresi logika
E. hasil perhitungan bilangan bulat
12.
Perhatikan kode berikut:
Outputnya adalah …
A. A
B. B
C. C
D. Tidak ada output
E. Error
13.
Apa yang terjadi jika tidak ada default dan tidak ada case yang cocok?
A. Program error
B. Program berhenti
C. Program menjalankan case pertama
D. Tidak ada perintah yang dijalankan
E. Program looping
14.
Manakah pernyataan yang benar tentang switch case?
A. Bisa menggunakan operator relasional
B. Bisa menggunakan kondisi rentang
C. Hanya cocok untuk pilihan konstan
D. Lebih lambat dari if–else
E. Tidak memerlukan break
15.
Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai perbedaan switch case dan if–else if?
A. switch lebih fleksibel dari if
B. if hanya untuk angka
C. switch cocok untuk banyak pilihan tetap
D. if tidak bisa logika
E. switch bisa pakai operator > dan <


0 komentar:
Posting Komentar